Browse By

Mau Jadi Pengusaha Sukses? Cobain Dulu Bisnis Franchise!

Bagikan ke Sosial Media

bisnis franchise

Mau Jadi Pengusaha Sukses? Cobain Dulu Bisnis Franchise!

Seorang teman belajar bisnis franchise dengan maksud supaya bisa mengeruk pengalaman berbisnis sejak usia muda. Walaupun harus membayar jutaan demi lisense franchise seperti kesepakatan, dia menyanggupinya. Katanya uang itu mungkin bisa jadi semacam investasi demi masa depan cerah.

Dia sempat menilai kalau bisnis franchise itu sangat aplikatif. Paling tidak setelah mempelajari teori-teori bisnis bekal pengetahuan itu mulai bisa diterapkan. Tetapi kemudian dia berpikir untuk mempelajari soal bagaimana perputaran sistem kerja seorang pengusaha, dan lain sebagainya.

Maka niat hati membuka usaha sendiri masih diurungkan. Sehingga kemudian modal ditangan juga beralih tujuan. Modal tersebut bisa memuluskan keputusannya untuk beberapa bulan menjadi seorang franchise. Mendatang, rekan komunikasi bisnis franchise disebut franchisor dari perusahaan. Relasi ini harus sangat kuat terjalin sehingga tujuan-tujuan nekat ini bisa membuahkan hasil.

“Keberhasilan suatu usaha tidak bisa instan kecuali orang itu sungguh-sungguh mujur. Namun kita tetap bisa mendapatkan bintang keberuntungan, andaikan mau terus belajar dari pengalaman diri sendiri, maupun orang lain.”

Belajar Bisnis Dari Bisnis Franchise

Keputusan teman saya itu mula-mula sulit untuk diterima. Namun menurut dia membangun usaha sendiri itu harus terlebih dulu melangkah dari pengalaman sebelumnya. Dengan begitu kita menjadi paham betul tentang aturan bisnis. Seperti arus perputaran modal, cara mengatur usaha dan pemasaran, mengenali kemampuan diri sendiri, menemukan solusi untuk mengatasi masalah-masalah, dan lain sebagainya.

Selain itu juga karena dalam menjalankan bisnis franchise semua sarana dan media untuk ‘belajar’ itu sudah lengkap tersedia. Setelah resmi bergabung dengan franchisor, kita cukup menjalankan semua aturan yang ada sesuai dengan kesepakatan bersama.

Kelemahan dibalik usaha franchise, para franchiser tentu saja kita tidak bisa sembarangan menerabas aturan seperti merubah resep makanan. Namun untuk pemula, proses ikut aturan ini masih menjadi media untuk belajar berbisnis. Diwaktu mendatang setelah merasa benar-benar siap membangun usaha pribadi, pengalaman-pengalaman tersebut hanya tinggal dijadikan patokan saja.

Supaya lebih jelas, berikut ini 3 alasan untuk memilih bisnis franchise :

1. Franchise Itu Tidak Sekedar Membeli Usaha, Tapi Juga Membeli Pengalaman.

Membangun usaha yang sukses tidak bisa instan bahkan dalam hitungan bulan. Butuh waktu bertaun-tahun untuk menemukan resep atau produk yg betul-betul disukai pasar. Oleh karena itu selama proses berpikir untuk menemukan fokus usaha pribadi, ada baiknya kita membuat ranah franchise menjadi ladang pembelajaran.

2. Franchise Itu, Tidak Perlu ‘Branding’ Usaha

Masalah paling sulit dalam langkah untuk memulai usaha adalah cara untuk menggemakan merk atau branding serta jenis-jenis usaha ke masyarakat luas. Namun ketika menjalani usaha franchise, biasanya merk usaha tersebut sudah dikenal kemana-mana sehingga tak perlu lagi bersusah payah untuk berpromosi kembali

3. Franchise Itu, Belajar untuk Sukses

Menjalankan bisnis waralaba atau franchise memang menjanjikan keuntungan yang cukup besar. Beberapa keunggulan diantaranya seperti pola kemitraan cukup jelas, cara memutar modal sudah terstruktur,serta ada dukungan sistem dan manajemen yang sudah mantap.

Dengan demikian kemungkinan untuk sukses bisa menjadi jauh lebih besar karena bisnis tersebut dinilai orang sudah lebih berpengalaman. Proses promosi juga sudah lama dilakukan oleh pemilik usaha atau franchisor.

4 Tips Memutar Roda Bisnis Franchise

1. Menjadi Seorang Enterpreuner. Tinggallkan Pola Pikir Sebagai Pekerja

Seiring berjalannya waktu coba mulai siapkan diri untuk menjadi seorang enterpreuner sejati. Jangan larut untuk terus menjadi seorang franchiser  dibawah sistem kerja orang lain.

Coba perlahan untuk memanfaatkan berbagai tantangan bisnis agar bisa menjadi peluang berharga. Kreatif, lincah, tertata, berani dan tegas. Inilah lima kunci utama untuk membentuk jiwa seorang enterpreuner.

2. Franchise Juga Punya Aturan Resmi

Mulailah untuk mempelajari segala bentuk peraturan undang-undang khusus franchise. Hal ini perlu dilakukan sebelum kita bergabung dengan kemitraan bisnis yang dibangun oleh franchisor.

3. Mampu Berintraksi dan Membina Hubungan Baik

Seseorang yang komunikatif dan menyenangkan biasanya sukses membangun kerajaan bisnisnya. Hal ini dikarenakan mitra kerja maupun para pelanggan sangat menyukai caranya bersikap dan berbicara. Dari pola komunikasi itu jugalah kecerdasan mengelola bisnis dapat terlihat dengan jelas.

4. Siapkan Modal Usaha yang Cukup

Nah, bagaimanapun juga modal sangat diperlukan untuk membangun usaha. Jika memang modal usaha Anda beralih kepada franchise maka manfaatkanlah proses ini sebaik mungkin. Raih kesuksesan disitu dan kemudian bangunlah bisnis pribadi yang tidak kalah progresif.

Sekian dulu tips-tips dan motivasi untuk membangun bisnis franchise sebagai medan untuk belajar bisnis. Semoga berguna dan selamat mencoba!


Bagikan ke Sosial Media

Comments

comments

  • http://cariuanglewatinternet.com/ Cariuanglewatinternet.com

    mau jadi pengusaha sukses cobain dulu bisnis franchise