Browse By

Mau Bisnis Afiliasi? Pilih dari 4 Marketplace Terkenal Indonesia Saja

Bagikan ke Sosial Media

source : pixabay

Marketplace adalah sebutan untuk situs jual beli bersama. Marketplace bisa diibaratkan pasar tempat bertemunya penjual dan pembeli, namun dilakukan secara online pada sebuah website. Pasar online ini muncul sejak sekitar tahun 1998. Di Indonesia sendiri kini sudah banyak marketplace lokal dengan konsep, kelebihan, kekurangan, dan aturan main yang berbeda satu sama lainnya.

Marketplace bisa digunakan oleh siapa saja dan menjual barang apa saja, selama sesuai dengan kategori yang disediakan atau kebijakan yang ditetapkan oleh pengelolanya. Mayoritas marketplace membebaskan kelas penjualnya, bisa perusahaan maupun individu. Jadi, bagi mereka yang baru mencoba memulai bisnis online kecil-kecilan, bisa memanfaatkan marketplace sebagai lapak dagangannya. Tidak perlu membuat website sendiri jika memang belum siap, ataupun alasan lainnya.

Marketplace memiliki sistem keamanan yang terpercaya sehingga pembeli dan penjual sama-sama merasa dilindungi. Bisnis online memang termasuk bisnis yang sangat rentan resiko penipuan, baik oleh pihak yang mengaku pembeli maupun penjual. Melalui marketplace, resiko tersebut bisa dihindari karena selain menyediakan lapak sebagai etalase toko, marketplace juga memiliki satu rekening bersama atas nama marketplace tersebut. Rekening ini menjadi satu-satunya rekening yang digunakan untuk proses pembayaran.

Pembeli melakukan pembayaran atas barang yang dibelinya dengan cara transfer ke rekening bersama. Setelah pembeli melakukan pembayaran, barulah order barang diteruskan ke penjual untuk diproses pengiriman barangnya. Setelah pembeli menerima paket barangnya, barulah pembayaran diteruskan oleh marketplace ke rekening penjual.

Berikut ini adalah marketplace di Indonesia dengan pengguna paling banyak, baik dari jumlah penjual, pembeli, maupun jumlah transaksi hariannya.

1. Tokopedia

Tokopedia resmi berdiri pada tahun 2009. Marketplace ini termasuk perintis marketplace di Indonesia dan berhasil menjadi pemimpin di kelasnya. Tokopedia digemari masyarakat Indonesia karena kemudahan penggunaan aplikasi dan kebijakan yang diterapkannya. Untuk bisa berjualan di sini, tidak dibatasi jumlah produk yang didagangkan. Jadi, walau memiliki 1 produk misalnya, kita tetap bisa mendaftar sebagai penjual dan berjualan di sini.

Hingga saat ini, ada ratusan ribu penjual yang membuka toko di Tokopedia. Pengunjung bisa mencari barang yang diinginkannya dengan pilihan produk yang mencapai lebih dari 3 juta produk. Setiap bulannya, sekitar 2 juta produk terjual di sini.

2. Bukalapak

Bukalapak resmi dibuka online pada tahun 2010. Lebih dari 150 penjual dengan lebih dari 1,5 juta produk terdaftar di sini. Bukalapak memiliki ciri khas tawar menawar harga layaknya di pasar tradisional. Tawar menawar ini dilakukan oleh calon pembeli langsung dengan penjual atau pemilik barangnya. Jika harga telah disepakati, pembeli melakukan pemabyaran ke rekening bersama Bukalapak, barulah penjual mengirimkan barangnya.

3. Shopee

Pengguna Shopee semakin bertambah setiap harinya. Marketplace ini memiliki barbagai fitur yang menguntungkan pembeli sehingga banyak pecinta online shop beralih ke sini. Shopee memiliki kebijakan bebas ongkos kirim untuk pembelian minimal Rp 90 ribu pada satu toko dalam sekali check out. Kebijakan ini tidak berlaku wajib bagi semua penjual, jadi tidak semua produk yang dijual di sini bebas ongkos kirim.

Shopee juga memiliki fitur tawar yang bisa digunakan pembeli untuk menego harga pada penjual. Negosiasi atau tawar menawar ini tidak sekedar pada harga barang, tapi juga ongkos kirim. Kebijakan ongkos kirim ini berlaku untuk pengiriman jasa kurir JNE, tidak berlaku untuk jasa kurir lainnya.

4. Elevenia

Elevenia beroperasi sejak tahun 2014. Marketplace yang tergolong baru ini menarik perhatian pengunjung dengan memberikan diskon untuk produk yang berbeda setiap harinya. Selain itu, pengunjung diberikan kuota gratis sebanyak 10 MB setiap harinya yang bisa digunakan untuk mengakses Elevenia.

Elevenia mensyaratkan batasan minimal usia untuk anggota yang mendaftar, yaitu minimal 15 tahun untuk mendaftar sebagai pembeli dan 17 tahun untuk pendafta sebagai penjual. Khusus penjual, wajib memberikan nomor identitas pribadi seperti KTP, NPWP, dan sebagainya.

Elevenia menerapkan biaya transaksi untuk setiap transaksi yang terjadi. Biaya ini dibebankan kepada penjual yang akan dipungut dengan cara memotong dari jumlah pembayaran per transaksi. Pemotongan dilakukan saat Elevania meneruskan uang pembayaran dari pembeli ke penjual.


Bagikan ke Sosial Media

Comments

comments