Browse By

Cara Memulai Usaha Kuliner yang Meroket

Bagikan ke Sosial Media

Cara Memulai Usaha Kuliner

Cara Memulai Usaha Kuliner yang Meroket

Kalau menengok sekeliling kita, warung dan gerai makanan selalu berjajar manis menjajakan produknya yang seringkali hampir sama satu dengan lainnya. Meski begitu, tiap warung dan gerai tersebut selalu memiliki peminatnya masing-masing. Dari sinilah kita bisa menarik kesimpulan bahwa usaha kuliner memang tetap menjadi primadona bagi setiap pebisnis pemula. Mau tahu cara memulai usaha kuliner yang meroket dan memiliki cabang di mana-mana? Sini, kami bisikin!

Temukan Passion dalam Dunia Kuliner

Cara memulai usaha kuliner yang meroket tidak melulu hanya butuh modal berlebih dan teknik marketing yang mumpuni, lebih dari semua itu dibutuhkan passion yang mendarah daging hingga ke urat nadi kita. Meski begitu passion tanpa teknik pun nantinya juga akan jadi hal yang tidak berarti.

Mengapa passion cukup penting dalam memulai usaha? Karena passion-lah yang akan menguatkan kita dalam bertahan menghadapi berbagai ujian. Jangan dikira mengembangkan usaha akan melewati jalan mulus dan mudah. Di depan sana akan banyak kerikil dan batu-batu besar yang akan kita hadapi, tanpa passion yang menggelora jalan tersebut akan sulit dilewati. Passion tersebut yang akan tetap menjaga kita berdiri kukuh di tempat berdiri dan mau terus belajar hingga mencapai keberhasilan.

Contoh mudahnya, kamu nggak suka masak dan makan cupcake tapi kamu ingin berjualan cupcake karena kamu merasa cupcake kini sedang booming di pasaran. Memilih produk yang akan kita jual hanya karena sedang booming di pasaran adalah langkah awal yang bagus. Namun jika kita tidak mengenal produk itu dengan baik dari A hingga Z, maka langkah awal tersebut akan sia-sia.

Setidaknya cintai dulu cupcake. Cari tahu dulu bagaimana proses pembuatannya, menghiasnya dan segala pernak-perniknya, nikmati cita rasanya, baru kamu bisa menentukan apakah benar cupcake adalah produk yang ingin kamu jual. Jika kamu telah mencintai produk yang kamu jual, kamu akan paham mengapa orang harus membeli produk tersebut. Kamu juga akan lebih paham apa kekurangan produk tersebut hingga kamu bisa mengeksplor kelebihannya tanpa harus menutupi kekurangan yang dimilikinya.

Ketika kamu memiliki passion yang luar biasa terhadap cupcake, maka berjualan cupcake akan menjadi sebuah tantangan manis. Kamu tidak akan merasa lelah untuk belajar resep baru, mencari model-model baru, memodifikasi rasa dengan varian-varian baru, yang kemudian akan semakin mengembangkan intuisi bisnis dan usaha yang kamu jalani. Sedangkan ketika passion yang kamu miliki kurang kuat, ketika usahamu berjalan tidak sesuai dengan target, kamu akan melemah dengan cepat. Kamu akan merasa bahwa setiap langkah yang dijalankan tidak menuai hasil dan melelahkan.

Maka, sebuah garis tebal memang patut ditarik saat kita belajar memulai usaha kuliner, cintai dunia kuliner tersebut dan kembangkan passion di dunia itu selebar mungkin. Ketika kecintaan kita terhadap dunia kuliner telah tumbuh dengan baik, kita tidak akan butuh banyak tenaga untuk mau belajar hal-hal baru, seperti bagaimana memasarkan produk, bagaimana menarik pelanggan dan bagaimana mengemas produk dengan baik. Dengan kecintaan dan passion yang besar pada dunia kuliner, hal-hal tersebut akan datang dengan sendirinya.

Anggap saja ketika kita membangun sebuah usaha bagaikan kita sedang membangun hubungan percintaan dengan orang terkasih. Ketika cinta sudah bicara, maka apa saja akan terasa indah dan mudah dilakukan. So, tidak ada cara memulai usaha kuliner yang lebih baik selain cintai dunia pangan dan teman-temannya. Selamat mencoba!

Baca Selengkapnya :
7 Tips Memulai Usaha Kuliner Beromzet Besar

Bagikan ke Sosial Media

Comments

comments