Browse By

Cara Bisnis Online untuk Pemula Dijamin Tidak Rugi

Bagikan ke Sosial Media

Cara Bisnis Online untuk Pemula Dijamin Tidak Rugi

Cara Bisnis Online untuk Pemula Dijamin Tidak Rugi

Jika kita melihat online shop di Instagram dengan puluhan ribu followers, tentunya kita menebak-nebak, berapa banyak pesanan yang datang setiap hari? Berapa banyak untung yang didapat dalam satu hari? Bagaimana rasanya jadi pemilik online shop yang sudah terkenal dan banyak diendors artis terkenal?

Hmm, tapi pernahkah terpikir sepanjang apa proses yang sudah mereka jalani hingga bisa memiliki online shop sebesar itu? Mereka pasti pernah mengalami jadi online shop pemula, yang mengalami jatuh bangun usaha, yang pernah ditipu dan dirugikan oleh kostumer nakal, yang pernah nombok ongkir karena salah menghitung totalan, tapi tak enak minta tambahan ke kostumer, dan lain sebagainya.

Untuk bisa menjadi sebesar sekarang, perlu perjuangan sejak nol dan semua pemula bisa melakukannya asal tahu cara bisnis online untuk pemula. Psst, dijamin meminimalisasi risiko kerugian lho!

Panduan Bisnis Online untuk Pemula

Hal terbesar yang selalu membayangi pemula saat membuka usaha sendiri adalah takut gagal. Dengan modal yang seadanya, sudah pasti akan ada kerugian yang datang dan menghancurkan kepercayaan diri yang sudah susah payah dibangun. Tak ada usaha yang tak rugi, termasuk bisnis online. Tetapi dengan mengikuti panduan bisnis online untuk pemula ini, setidaknya bisa meminimalisasi kerugian yang diakibatkan oleh human error seperti kesalahan transfer, kostumer yang menipu dan lain sebagainya. Berikut adalah penjelasannya.

1. Sebelum membuka online shop,

pastikan sudah memiliki rekening khusus untuk transferan dari costumer. Rekening ini harus jelas saldo awal dan saldo akhirnya dengan rutin mengeceknya ke bank setiap selesai bertransaksi. Jika perlu catat sendiri saldo akhir setiap selesai transaksi, tapi jika tak mau ribet gunakan saja internet banking. Menggunakan internet banking juga cara yang tepat untuk mengecek saldo dengan cepat, jadi saat ada costumer yang mentransfer, kita bisa cepat mengecek dan meminimalisasi risiko bukti transfer palsu.

2. Atur jadwal online:

Buat jadwal khusus untuk online dan mengurus online shop. Biasanya jam untuk online shop dibuka seperti kantor atau toko pada umumnya, contoh buka pukul delapan dan tutup pukul lima sore.

Jadi berbagai komentar di medsos, atau pertanyaan yang masuk ke WathsApp atau BBM baru akan dibalas pukul delapan pagi dan semua komunikasi perihal toko online yang lewat dari pukul lima akan dibalas esok hari. Hal ini untuk menghindari rugi waktu (karena owner juga memiliki kehidupan pribadi yang harus dijalankan selepas online shop).

3. Selalu check stok barang dan punya stok cadangan:

Jika kita menyediakan barang yang ready stock (bukan reseller atau dropshipper dari toko lain), pastikan selalu mengecek keadaan dan kelengkapan stok barang. Pastikan juga kita punya stok cadangan di toko ain (toko teman atau kenalan), upayakan harga yang dipatok oleh toko cadangan itu tak lebih mahal dari harga yang kita tawarkan supaya kita tak rugi.

4. Langganan kurir ekspedisi:

Pilih salah satu ekspedisi terdekat dengan rumah untuk menghemat biaya transportasi pengiriman barang ke kurir. Bisa JNE, Pos, TIKI, dan ekspedisi lainnya. Dengan berlangganan dengan salah satu ekspedisi, maka kita bisa mendapatkan diskon khusus member, serta dapat pelayanan yang lebih baik dan cepat. Selain itu, juga bisa dapat informasi penting seperti pengiriman delay, ekpedisi yang overload dan daftar harga pengiriman untuk seluruh Indonesia.

Nah, setelah mengikuti cara bisnis online untuk pemula di atas dengan baik, mempersiapkan online shop dengan matang, maka kita telah siap memulai usaha. Semoga sukses!


Bagikan ke Sosial Media

Comments

comments