Browse By

Bisnis Makanan Ringan yang Menjanjikan Beromzet Besar

Bagikan ke Sosial Media

Bisnis makanan ringan kini lebih banyak dijalani daripada harus memulai bisnis makanan berat. Selain karena membutuhkan modal yang lebih sedikit, resiko basi dan repeat order jauh lebih tinggi dibanding bisnis makanan berat. Saat memulai bisnis makanan berat, ada banyak hal yang dipersiapkan.

Jika ingin memulai bisnis makanan berat rumahan seperti catering, maka dibutuhkan setidaknya tenaga masak dan antar. Jika ingin memulai bisnis makanan berat berupa warung atau café, maka harus memikirkan untuk menyewa atau membeli tempat yang cukup luas dan strategis, yang tentu saja akan membutuhkan lebih banyak modal. Oleh karenanya, sekarang pilihan para pebisnis pemula yang ingin menjalankan usaha kuliner lebih banyak jatuh pada jenis makanan ringan.

Ide Bisnis Makanan Ringan

Sebagian besar masyarakat Indonesia memiliki hobi ngemil, itulah kenapa bisnis makanan ringan tidak pernah ada matinya. Selain itu Indonesia yang kaya akan bahan pangan dan jenis-jenis makanan tradisional memiliki banyak potensi untuk mengembangkan makanan yang ada menjadi varian baru yang lebih modern. Terbukti kini telah ada banyak jenis makanan ringan yang dijual yang merupakan modifikasi dari makanan tradisional yang telah ada sebelumnya.

Beberapa contoh bisnis makanan ringan yang menjanjikan berikut ini mungkin bisa menjadi ide bagi Anda yang ingin memulai usaha di bidang kuliner.

1. Olahan Ketela/Singkong

Singkong atau ketela adalah salah satu jenis makanan pokok di Indonesia pengganti nasi. Ada banyak jenis olahan makanan yang bisa kita buat dari bahan ini. Tidak hanya dibuat kripik singkong, namun juga bisa kita olah menjadi singkong goreng dan bahkan bubur.

Bisnis Makanan Ringan yang Menjanjikan

Bisnis Makanan Ringan yang Menjanjikan Beromzet Besar

Untuk mendapatkan cita rasa modern kita bisa mengombinasikan kripik singkong dengan taburan sambal balado atau gula aren, lalu dikemas dalam wadah premium. Singkong goreng dikombinasikan dengan keju dan taburan cokelat juga bisa menjadi ide bisnis tradisional bercita-rasa modern.

2. Cendol/Dawet

Cendol dan dawet adalah contoh dari minuman tradisional yang ada di Indonesia. Untuk membuat dua minuman ini naik kelas, kita bisa menjadikannya bisnis makanan ringan yang menjanjikan dengan cara mengkombinasikan cendol dan dawet bersama bahan-bahan modern lainnya. Misalnya cendol atau dawet susu, cendol atau dawet dengan topping oreo, keju dan cokelat, dan masih banyak kreasi lainnya.

Bisnis Makanan Ringan yang Menjanjikan

Bisnis Makanan Ringan yang Menjanjikan

3. Gorengan

Hampir sebagian besar orang Indonesia tidak bisa hidup tanpa gorengan. Gorengan bisa menjadi teman ngobrol yang asyik, apalagi saat cuaca mendung dan hujan. Untuk menaikkan nilai gorengan, kita bisa mengubah konsep gerai gorengan dengan booth yang lebih fun dan menarik. Kita beri nama gorengan yang lucu dan inspiratif, misalnya tempe mendoan dengan nama tempe berselimut malam, singkong goreng dengan nama singkong balur putri salju, dan lainnya.

Bisnis Makanan Ringan yang Menjanjikan

Bisnis Makanan Ringan yang Menjanjikan Beromzet Besar

Kita juga bisa memodifikasi tempat penyajian dengan lebih eksklusif, misalnya jika biasanya gorengan dibawa pulang dalam tas plastik dengan cabe rawit sebagai bonusnya, kini kita bisa kemas gorengan dalam wadah sterefoam atau mika, tidak lupa untuk bonusnya bukan hanya cabe rawit tapi juga bisa dimodifkasi dengan saus mayones, saus sambal, saus temat, ataupun sambal kecap.

4. Bubur

Ada banyak jenis bubur tradisional di Indonesia, dari bubur sagu, bubur candhil, bubur pendhem, bubur kacang hijau, dan masih banyak lagi. Penjual bubur kini semakin jarang ditemukan. Maka tidak heran di setiap acara resepsi pernikahan, booth bubur kini banyak peminatnya.

Bisnis Makanan Ringan yang Menjanjikan

Bisnis Makanan Ringan yang Menjanjikan Beromzet Besar

Hal ini bisa menjadikan peluang bisnis yang sangat bagus. Kenapa tidak kita buat gerai bubur aneka rupa dan sajikan dengan bahan-bahan modern. Misalnya jika biasanya bubur sagu atau kacang hijau diberi santan sebagai topping, kini tambahkan pula susu, cokelat dan sagu sebagai pemanis.

Nah, apakah ide bisnis makanan ringan yang menjanjikan di atas cukup inspiratif? Semoga Anda kini tidak lagi kehabisan ide dalam berbisnis ya! Selamat mencoba!


Bagikan ke Sosial Media

Comments

comments