Browse By

Agar Usaha Travelnya Sukses, Baca 3 Tips Penting Ini!

source: pixabay

Bisnis travel masih tergolong ramai hingga kini. Mobilitas yang tinggi di kalangan pekerja dan mahasiswa antar kota membuat usaha ini tak pernah sepi. Perusahaan travel yang banyak beroperasi saat ini mayoritas berada kota-kota besar sebagai tujuan operasinya. Hal ini didasarkan bahwa para pengguna travel kebanyakan berada di kota-kota besar.

Jasa travel antar kota antar provinsi banyak disukai karena memiliki beberapa kelebihan jika dibanding dengan bus. Berikut ini adalah beberapa alasan umum yang membuat perjalanan dengan mobil travel lebih disukai dari perjalanan dengan bus.

  • Perjalanan dengan mobil travel bisa lebih singkat karena tidak perlu menunggu banyak penumpang lainnya di terminal. Pada bus tertentu, ada keharusan bus masuk ke terminal di kota yang dilewati atau masuk pool bus sehingga menambah waktu tempuh perjalanan.
  • Mobil travel mengantarkan penumpang sampai ke depan rumahnya sehingga lebih praktis. Penumpang tidak perlu naik kendaraan lain setelah turun dari mobil travel.
  • Mobil travel lebih leluasa masuk ke dalam jalanan kota sehingga lebih dekat dengan masyarakat. Berbeda dengan bus yang harus berangkat dan berhenti di terminal tertentu.

Menyelenggarakan jasa travel antar kota bisa mendatangkan pendapatan besar jika jumlah penumpang banyak. Untuk menentukan trayek tujuan, tentunya harus dilakukan survei yang matang. Pastikan bahwa kota-kota yang menjadi tujuan termasuk arus padat penumpang.

Usaha travel adalah usaha jasa. Maka dari itu, yang harus diutamakan adalah kualitas pelayanan kepada konsumen. Tigkat pelayanan yang kurang bagus akan membuat masyarakat enggan memakai jasa travel dan lebih memilih jasa angkutan lainnya.

Untuk memelihara kualitas pelayanan jasa travel, harus diperhatikan berbagai faktor yang menjadi indikator manfaat bagi konsumen atau penumpang, di antaranya adalah:

Mengangkut Beban Sesuai dengan Kapasitas Kendaraan.

Jika mobil yang digunakan memiliki kapasitas 12 orang, jangan memaksakan untuk mengangkut 14 orang. Begitu juga dengan beban barang pada bagasi. Jangan memaksakan membawa barang lebih banyak dari kapasitas ruang yang tersedia.

Kelebihan muatan berakibat pada berkurangnya kenyamanan dan keselamatan penumpang selama perjalanan. Duduk berdesakan dalam kendaraan bisa membuat penumpang mengalami pegal-pegal, apalagi jika ditambah beban barang bawaan. Muatan berlebih akan membebani kendaraan dalam melaju di jalanan.

Selain itu, muatan berlebih juga menunjukkan kinerja tidak profesional penyelenggara travel. Hal ini akan mempengaruhi tingkat kepuasaan dan kepercayaan penumpang. Pengalaman penumpang akan  menjadi referensi calon penumpang selanjutnya. Bagaimana kualitas pelayanan yang diberikan petugas travel, menjadi cerminan kualitas perusahaan travel secara umum.

Tingkat kepuasaan penumpang yang rendah akan berakibat pada menurunnya peminat. Hal ini tentunya akan berimbas langsung pada berkurangnya pendapatan perusahaan.

Tepat Waktu

Ketepatan waktu adalah faktor penting dalam usaha travel. Jadwal yang sudah dibuat harus dipatuhi baik oleh pihak travel maupun penumpang. Ketepatan waktu sama-sama menguntungkan kedua belah pihak. Untuk travel sistem pool to door atau dari kantor travel ke rumah penumpang, jadwal keberangkatan lebih mudah direalisasikan. Sedangkan jadwal kedatangan tentunya tergantung pada jarak lokasi rumah dan jumlah penumpang yang harus diantar pada sesi tersebut.

Bagi pihak penyelenggara travel, ketepatan waktu sangat penting karena menyangkut kelancaran arus balik kendaraan. Mobil yang terlambat datang kembali ke pool akan membuat tertundanya jadwal keberangkatan berikutnya.

Jadwal berangkat yang molor akan mengecewakan penumpang dan pada akhirnya akan mengurangi tingkat kepercayaan masyarakat.

Asuransi Jiwa dan Asuransi Kendaraan

Usaha travel adalah usaha beresiko tinggi. Salah satu resiko yang harus diwaspadai dan diperhitungkan adalah faktor keselamatan di jalan raya. Resiko kecelakaan akan selalu ada pada setiap perjalanan. Baik karena faktor kelalaian sopir travel, kurang bagusnya kondisi kendaraan, maupun sebagai korban kesalahan pihak lainnya. Di sinilah pentingnya peran asuransi, baik asuransi untuk sopir dan penumpang, maupun asuransi kendaraan.

Biaya asuransi untuk sopir merupakan tanggung jawab perusahaan karena sopir bertindak sebagai karyawan yang hak-haknya dilindungi oleh undang-undang ketenagakerjaan. Sedangkan biaya asuransi untuk penumpang, biasanya sudah termasuk dalam harga tiket yang dibayar. Asuransi kendaraan tentunya ditanggung perusahaan sebagai pemilik kendaraan.

Comments

comments